logo
Donatur | Alamat Kantor
       
Home > Event > BERBAGI KASIH SAYANG KEPADA ANAK YATIM PIATU DAN DHUAFA DENGAN BERQURBAN

BERBAGI KASIH SAYANG KEPADA ANAK YATIM PIATU DAN DHUAFA DENGAN BERQURBAN

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: strtotime(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone.

Filename: views/event_detail.php

Line Number: 186

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: date(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone.

Filename: views/event_detail.php

Line Number: 186

20 Jul 2016

Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kelapangan dan kemudahan kepada hamba-hamba-Nya untuk melaksanakan amal-amal shalih di setiap waktu, yaitu di waktu malam dan siang, dan pada hari dan bulan yang telah ditentukan oleh Allah dan Rasulullah tentang keutamaannya. Shalawat dan salam semoga senantiasa dianugerahkan kepada Rasulullah SAW dan kepada keluarga beliau serta sahabat-sahabatnya. 

Di antara bulan yang Allah berikan keutamaan adalah bulan Dzulhijah, bulan dimana muslim di seluruh dunia merayakan Idul Adha, atau disebut juga Hari Raya Qurban. Hari dimana setiap hamba-Nya yang mampu dianjurkan untuk menunaikan kewajibannya menyembelih hewan qurban sebagaimana tersebut dalam firman-Nya, 

“Dan bagi tiap-tiap umat telah kami syari’atkan penyembelihan (Qurban), supaya mereka menyebut nama Allah  terhadap binatang ternak yang telah dirizkikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).”(QS. Al Hajj : 34), dan, ”Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu ni’mat yang banyak, maka dirikanlah sholat karena Tuhanmu dan ber-kurban-lah.”(QS. Al Kautsar : 1-2).

Dari dua surat di atas, secara langsung Allah memberikan Perintah Agama (syari’at) di dalam Kitab-Nya yang Suci, bahwa kepada kita yang mengaku sebagai ummat-Nya diwajibkan untuk melaksanakan ibadah penyembelihan qurban. Sejalan dengan tujuannya, kewajiban ini akan jatuh kepada hamba-hamba-Nya yang telah dilimpahi rizki dan membagi rizki yang Allah berikan kepada saudara-saudaranya yang kekurangan (dhuafa). 

Qurban, berasal dari kata Qaraba, artinya mendekatkan diri. Dalam konteks ketauhidan, tidak ada Dzat yang patut untuk dijadikan Qarib bagi diri kita, kecuali hanya kepada Allah Azza wa Jallaa. 

Ibadah qurban yang diperintahkan kepada ummat Nabi Muhammad SAW adalah ibadah yang mengacu kepada sejarah qurbannya Nabi Ibrahim AS. Perintah mengorbankan anak yang dikasihi dan disayanginya, yakni Nabi Ismail AS, yang kemudian Allah gantikan dengan seekor gibas, adalah salah satu bukti ketaatan Nabi Ibrahim AS dalam menjalankan perintah Allah. Oleh karena itu, pelaksanaan ibadah qurban harus diniatkan dalam rangka taat dan menjalankan perintah  Allah, sebagaimana ayat-ayat di atas.

Ibadah qurban juga memiliki keutamaan yaitu pengampunan dan keridhaan dari Allah. Amalan yang paling dicintai Allah pada hari Raya Idul Adha adalah hewan qurban. Rasulullah SAW bersabda: 


“Tidak ada satu amalan yang paling dicintai Allah dari bani Adam ketika hari Raya Idul Adha selain menyembelih hewan qurban. Sesungguhnya hewan qurban itu kelak pada hari kiamat akan datang beserta tanduk-tanduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya. Dan sesungguhnya sebelum darah qurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima di sisi Allah, maka beruntunglah kalian semua dengan (pahala) qurban itu.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah dan Hakim).

“Barang siapa yang memiliki kelapangan (kecukupan harta) tetapi Ia tidak berqurban, maka jangan sekali-kali mendekati Tempat Shalat Kami.” (HR Hakim dari Abu Hurairah) 

Berkenaan dengan menyambut Idul Adha Tahun ini pula, kamiselaku panitia kegiatan “Berbagi Kasih Sayang kepada Yatim/Piatu &  Dhuafa Dengan Berqurban” menerima dan menyalurkan Zakat, Infaq, Shadaqah, Wakaf dan barang-barang berguna lainnya sebagaimana rutinitas kami pada bulan-bulan lainnya. Wa bil khusus pada bulan Dzulhijah ini juga kami menerima dan menyalurkan daging qurban di lingkungan sekretariat Yayasan Mufakat Al-Banna Indonesia, Kali Baru-Cilincing- Jakarta Utara InsyaAllah. 


Mengingat besarnya dana yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan program tersebut, dan dengan keterbatasan dana yang ada pada kami. Maka dengan ini kami mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) untuk bersama-sama meningkatkan amal ibadah dengan menjadi partisipan/donatur/pengqurban demi terselenggara dan suksesnya kegiatan qurban ini. Semoga Allah memberikan kekuatan dan kemudahan bagi kita semua dalam melaksanakankegiatan ini dengan penuh keikhlasan sesuai tuntunan Rasulullah sekaligus memanfaatkan momentum Idul Adha sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah.

  
Aamiin. 

Mitra Kami

Beranda | Tentang | Program | Galeri | Artikel | Kegiatan | Kontak Kami
Copyright © MABI foundation 2013