Pramuka bukan Praja Muda Karana?

Tentu sudah tidak asing dengan organisasi Pramuka sejak berada di bangku Sekolah Dasar. Semua siswa dari SD hingga Sekolah Menengah Atas diwajibkan untuk ikut aktif dalam Pramuka.

1. Organisasi Pramuka berasal dari Inggris, Organisasi Pramuka dipelopori oleh seorang tentara Inggris bernama Robert Stephenson Smyth Baden-Powell. Melalui bukunya yang berjudul Scouting for Boys, Baden-Powell menuliskan pengalamannya saat berkemah di Brownsea Island dengan anak-anak tetangganya pada bulan Agustus 1907. Buku yang menceritakan tentang perjalanan berkemah tersebut dianggap sebagai awal dari organisasi dan kegiatan Pramuka atau kepanduan di seluruh dunia.

2. Indonesia mengenal Pramuka dari Belanda. Di Indonesia, kegiatan Pramuka pertama kali diperkenalkan oleh bangsa Belanda pada masa penjajahan Belanda di Indonesia. Pada masa ini, kegiatan kepanduan tersebut bernama Padvinder yang tersebar di beberapa wilayah. Organisasi Padvinder yang terbagi pada beberapa wilayah diantaranya Javasche Padvinderij Organisatie atau JPO, NATIPIJ, dan NIPV. Pada perkembangan selanjutnya, nama organisasi tersebut berubah menjadi Pandu.

3. Asal nama Pramuka. Nama Pramuka untuk organisasi kepanduan di Indonesia mulai diresmikan pada tanggal 14 Agustus 1961. Banyak yang beranggapan bahwa nama Pramuka merupakan singkatan dari Praja Muda Karana. Namun, sebenarnya kata Pramuka pertama kali diperkenalkan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX pada tahun 1950-an. Kata Pramuka diambil dari kata poromuko yang berarti prajurit yang terdepan dalam suatu peperangan.

4. Asal mula istilah Praja Muda Karana. Sebelum organisasi Pramuka diresmikan, salah satu kegiatan kepanduan di Indonesia adalah Pionir Muda yang dipelopori oleh Menteri Prijono. Dalam proses pergantian nama, agar Pramuka dianggap sama dengan Pionir Muda, maka diciptakanlah istilah Praja Muda Karana. Istilah yang memiliki arti warga Negara muda yang bekerja ini pertama kali diperkenalkan oleh Soemartini.

5. Jambore pertama di dunia. Jambore pertama di dunia diadakan pada tahun 1920 di Inggris dan diikuti oleh 8.000 peserta dari 34 negara di dunia. Negara di Asia yang mengikuti Jambore pertama tersebut diantaranya adalah Malaysia, India, Jepang, dan Cina. Di Jambore pertama inilah Baden-Powell diresmikan menjadi pelopor kegiatan kepanduan di dunia, atau bergelar sebagai Bapak Pramuka Dunia.

6. Indonesia memiliki peserta Pramuka terbanyak di dunia. Indonesia merupakan negara dengan jumlah peserta organisasi ke panduan terbanyak di dunia. Anggota Pramuka Indonesia pada tahun 2010 mencapai angka 17 juta, atau sekitar 7,2% dari total peserta kegiatan kepanduan di dunia. Negara dengan peserta Pramuka terbanyak kedua adalah USA dengan jumlah peserta 7,5 juta dan India dengan jumlah peserta 4 juta.

7. Lebih dari 200 negara memiliki Pramuka. Jumlah negara di dunia yang memiliki kegiatan semacam Pramuka adalah sekitar 216 negara. Di tahun 2010, total jumlah anggota Pramuka terdaftar di dunia mencapai 32 juta dan pada tahun 2006, jumlah Pembina Pramuka terdaftar di dunia mencapai 10 juta orang. Di antaranya semua negara di dunia, hanya ada 5 negara yang tidak memiliki kegiatan Pramuka, yaitu Korea Utara, Cina, Laos, Kuba, dan Andora.

8. Film tentang Pramuka. Film yang menceritakan tentang Pramuka di antaranya adalah Up dari Pixar, sebuah film animasi yang inspiratif dengan tokoh utama seorang anak laki-laki yang merupakan anggota Pramuka dengan semangat yang sangat tinggi. Selain itu, di tahun 2011, Indonesia merilis film tentang Pramuka yang berjudul Lima Elang, yang disutradarai oleh Rudi Soedjarwo.

9. Janji Pramuka. Setiap peserta Pramuka yang dilantik di dunia pasti pernah mengucapkan sumpah atau Janji Pramuka. Saat ini telah tercatat setidaknya 500.000 peserta Pramuka di dunia yang telah mengucapkan Janji Pramuka sejak awal berdirinya Pramuka di awal abad ke 20. Di Indonesia sendiri janji ini disebut dengan Tri Satya Pramuka. Selain itu, Pramuka Indonesia mengenal 10 aturan yang wajib dipenuhi, yang disebut Dasa Dharma Pramuka.

10. Seragam pramuka di dunia. Umumnya seragam Pramuka di dunia cukup identik satu sama lain. Pada umumnya seragam kegiatan Pramuka berupa kemeja dengan dasi atau kacu. Warna seragam Pramuka umumnya mengacu pada warna alam, dengan dominasi warna cokelat. Di Indonesia, seragam Pramuka berwarna cokelat muda dan cokelat tua, yang melambangkan elemen air dan tanah.

Itulah fakta-fakta menarik tentang Pramuka di Indonesia dan di dunia. Kegiatan yang mendunia ini banyak memberikan inspirasi bagi para pemuda tunas bangsa. Dengan kegiatan ini, diharapkan para pemuda bangsa menjadi lebih mandiri dan berkarya. 

Selamat Hari Pramuka. [taa]