logo
Donatur | Alamat Kantor
       
Home > Article > MANFAAT PUASA SECARA ILMIAH UNTUK KESEHATAN TUBUH

MANFAAT PUASA SECARA ILMIAH UNTUK KESEHATAN TUBUH

Bulan ramadhan sebentar lagi tiba, sudah menjadi budaya umat muslim menyambut hadirnya bulan ramadhan dengan suka cita. Ramadhan adalah momentum yang baik untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dengan mengharap ridloNya.

Ibadah puasa yang ditunaikan secara benar menurut syariat, akan mendapat nilai disisi Allah atau pahala, secara ilmiah akan meningkatkan kualitas kesehatan bagi yang menjalankannya.

Oleh karena itu untuk memotivasi kita dalam menunaikan ibadah puasa Ramadan, kita perlu tahu secara ilmiah, apa saja manfaat puasa. Manfaat puasa sudah banyak dibahas oleh para pakar kesehatan. 

1. Baik untuk Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah
Di dunia, penyakit jantung menempati peringkat teratas penyebab kematian, apalagi di indonesia dengan jumlah perokok yang terus meningkat setiap tahunnya. Ketika kita berpuasa, tubuh kita akan melakukan peningkatan HDL (kolesterol baik) dan penurunan LDL (kolesterol jahat) menurut penelitian "chronobiologikal".  Ternyata hal tersebut merupakan hal yang baik baik jantung dan pembuluh darah.

2. Psikologis Yang Tenang Cegah penyakit Kronis
Selain menahan lapar dan haus, inti berpuasa adalah mampu mengendalikan emosi. Hal ini membuat keadaan psikologis seseorang menjadi lebih tenang dan secara ilmiah akan menurunkan kadar adrenalin dalam tubuh. Pada akhirnya memberikan dampak baik pada tubuh seperti: mencegah pembentukan kolesterol dan kontraksi empedu yang lebih baik dimana hal ini dapat mengurangi resiko penyakit pembuluh darah, jantung dan otak seperti jantung koroner, stroke dan lainnya.

3. Daya Pikir yan Lebih Tajam dan Kreatif
Puasa membuat pikiran menjadi lebih tenang dan melambat, uniknya menurut penelitian ternyata pikiran yang melambat ini membuatnya bekerja lebih tajam. Selain itu ditinjau dari segi insting, masalah rasa lapar adalah masalah kelanjutan hidup, sehingga wajar jika rasa lapar memaksa kita untuk berpikiran lebih tajam dan kreatif.

4. Performa Seksual Meningkat Pesat
Sebuah penelitian yang membahas tentang hubungan puasa dengan kadar hormon kejantanan (testoteron), perangsang kantung (FSH) dan lemotin (LH) membuktikan bahwa, puasa memang benar menurunkan nafsu seksual dan menurunkan hormon testoteron. Namun ini bersifat sementara, Bahkan setelah beberapa hari siklus puasa dijalankan justru produksi hormon testosteron dan performa seksual justru meningkat pesat.

5. Mengurangi Kegemukan
Secara ilmiah berpuasa juga berdampak pada penurunan berat badan. Dengan berpuasa usus-usus dalam tubuh akan lebih bersih dari sisa-sisa endapan makanan, Endapan makanan inilah yang bila kelebihan akan menjadi lemak diperut. Selain itu berpuasa juga memperbaiki sistem pencernaan kita, sehingga sirkulasi makanan dan BAB enjadi lebih lancar.

6. Pencegah & Penyembuh Penyakit Mental
Otak kita didalamnya memiliki fungsi pembersih dan penyehat otak dengan bantuan sel yang disebut dengan “neuroglial cells” saat berpuasa, sel-sel neuron yang mati atau sakit, akan “dimakan” oleh sel-sel neuroglial ini, dimana hal ini akan berdampak pula pada mental seseorang. bahkan, seorang ilmuwan di bidang kejiwaan yang bernama Dr. Ehret menyatakan bahwa: “Beberapa hari berpuasa akan memberikan dampak pada kesehatan fisik dan lebih lanjut untuk mendapatkan kesehatan mental, seseorang harus menjalani puasa lebih dari 21 hari.

7. Kekebalan Tubuh Yang Meningkat
Ketika seorang berpuasa maka akan terjadi peningkatan limfosit sampai dengan 10 kali lipat dalam tubuhnya, hal ini memberikan pengaruh yang besar terhadap sistem imunitas tubuh, sehingga puasa justru menghindarkan kita dari berbagai virus dari lingkungan luar atau makanan yang tidak sehat.

8. Sehat Bagi Ginjal
Ginjal merupakan penyaring zat berbahaya apapun yang kita makan dan minum, dan berpuasa membuat ginjal semakin sehat, mengapa? Karena fungsi ginjal akan maksimal bila kekuatan osmosis urin mencapai 1000 sampai 12.000 ml osmosis/kg air, dan satu-satunya cara adalah dengan mengurangi asupan air yaitu ketika berpuasa.

9. Pencegah Diabetes & kelebihan Nutrisi Lainnya
Obesitas, hiperkolesterol, diabetes dan penyakit yang diakibatkan kelebihan nutrisi lainnya adalah akibat dari tubuh mengalami kelebihan kadar gula darah dan kolesterol. Dengan berpuasa konsumsi gula dan makanan berlemak dapat lebih terkontrol dan dikurangi yang akan berdampak baik bagi kembalinya keseimbangan kadar gula dan kolesterol tersebut.

10. Penawar Sakit Sendi/ Encok
Berpuasa dengan teratur akan meningkatkan sel penetral alami dalam tubuh kita yang akan membuat sakit encok lambat laun menuju kesembuhan. Sebuah penelitian menemukan adanya korelasi antara meningkatnya kemampuan sel penetral (pembasmi bakteri) dengan membaiknya radang sendi penyebab encok.

Demikianlah beberapa manfaat puasa mudah-mudahan lebih memotivasi kita untuk menunaikannya.

Mitra Kami

Beranda | Tentang | Program | Galeri | Artikel | Kegiatan | Kontak Kami
Copyright © MABI foundation 2013