logo
Donatur | Alamat Kantor
       
Home > Article > Hati-hati dengan Sholat Kilat Express atau Sholat Ngebut

Hati-hati dengan Sholat Kilat Express atau Sholat Ngebut


Sholat Express justru dikhawatirkan ternyata kita belum sholat

Dari Abu Hurairah radhiallahu'anhu: Bahwa ketika Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam masuk mesjid. Lalu seorang lelaki masuk dan melakukan salat. Setelah selesai ia datang dan memberi salam kepada Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam. Beliau menjawab salamnya lalu bersabda: Ulangilah sholatmu, karena sesungguhnya engkau belum sholat. Lelaki itu kembali sholat seperti sholat sebelumnya. 

Setelah sholatnya yang kedua ia mendatangi Nabi shalallahu'alaihi wasallam, dan kembali memberi salam. Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam menjawab: Wa'alaikumussalam. Kemudian beliau bersabda lagi: Ulangilah sholatmu, karena sesungguhnya engkau belum salat. 

Sehingga orang itu mengulangi sholatnya sebanyak tiga kali. Lelaki itu berkata: Demi zat yang mengutus Anda dengan membawa kebenaran, saya tidak dapat mengerjakan yang lebih baik daripada ini semua. Ajarilah saya. 

Beliau bersabda: Bila engkau melakukan sholat, bertakbirlah. Bacalah bacaan dari Al-Qur'an yang engkau hafal. Setelah itu rukuk hingga engkau tenang dalam rukukmu. Bangunlah hingga berdiri tegak. Lalu bersujudlah hingga engkau tenang dalam sujudmu. Bangunlah hingga engkau tenang dalam dudukmu. Kerjakanlah semua itu dalam seluruh sholatmu. 
(HR. Muslim no. 602)

Faedah sholat memang tidak langsung terasa, sebagaimana kehidupan duniawi. Seandainya pemahaman seseorang cukup mendalam sejak takbiratul ihram hingga salam, ia akan berkata betapa nikmatnya  sholat. Seakan-akan ia berkomunikasi dengan Allah. 

Allah SWT berfirman yang artinya: Beruntunglah orang-orang mukmin yang khusu’ dalam sholatnya. (Al-Mukminun 1-2). Kebahagiaan batin tidak dapat digambarkan dengan kata-kata tetapi dapat terasa dalam hati.

Seseorang yang senantiasa mendekatkan diri pada Allah akan selalu merasakan kebahagiaan walaupun kehidupannya sangat sederhana, tetapi kebahagiannya melebihi para konglomerat presiden maupun raja.

Mudah-mudahan renungan ini bisa mengingatkan kita semua.

(Fit)

Mitra Kami

Beranda | Tentang | Program | Galeri | Artikel | Kegiatan | Kontak Kami
Copyright © MABI foundation 2013