logo
Donatur | Alamat Kantor
       
Home > Article > Berkompetensi Dalam Kebaikan

Berkompetensi Dalam Kebaikan

Berlomba dalam menggapai dunia, bukan hal yang asing lagi ditengah kita. Untuk masuk perguruan tinggi terkemuka, kita dapat menyaksikan sendiri bagaimana setiap orang ingin dapat yang terdepan. Cita-citanya bagaimana bisa mendapat kehidupan yang bahagia kelak. Namun sangat jarang kita perhatikan orang-orang berlomba dalam hal akhirat. Sedikit orang yang mendapatkan rahmat Allah SWT yang mungkin sadar akan hal ini.

Kalau kita perhatikan bagaimana orang-orang lebih senang menghafal berbagai nyanyian (Lagu) dari pada menghafal Al-Qur'an. Bahkan lebih senang menjadi nomor satu dalam lagu apa saja yang dihafalkan, dari pada menjadi nomor satu dalam menghafal Al-Qur'an. Didalam shalat berjama'ah pun, kita dapat saksikan sendiri bagaimana ada yang sampai menyerahkan shaf terdepan pada orang lain. Akhirat diberikan pada orang lain, padahal shaf terdepan adalah shaf utama dibanding yang di belakangnya bagi kaum pria.

Demikianlah karena tidak paham dalam hal menjadi nomor satu dalam kebaikan akhirat sehingga rela menjadi yang terbelakang. Sebagaimana Allah SWT berfirman " Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Itulaj karunia Allah, yang diberikan kapada Allah dan yang diberikan kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah mempunyai karunia yang besar " (QS. Al-Hadiid:21)

Dalam ayat ini begitu jelas bahwa Allah SWT memerintahkan berlomba-lomba untuk meraih ampunan dan syurga-Nya. Asy syaukani rahimahullah mengatakan, " Berlombalah menjadi yang terdepan dalam beramal sholih yang menyebabkan datangnya ampunan, serta bertaubatlah atas maksiat yang kalian perbuat."

Beriman dan beramal sholih, itu adalah karunia dan anugerah dari Allah SWT. Muhammad bin Ali Asy Syaukani rahimahullah mengatakan, " Seorang hamba dilebihkan dari yang lainnya sesuai dengan kehendak Allah SWT. Tidak ada yang mungkin dapat menghalangi pemberian Allah SWT. Dan tidak mungkin ada yang memberi apa yang Allah SWT halangi. Ketahuilah bahwa kebaikan seluruhnya berada di tangan-Nya. Karena Allah SWT yang benar-benar Maha Mulia, Maha Pemberi dan Tidak kikir."

Mitra Kami

Beranda | Tentang | Program | Galeri | Artikel | Kegiatan | Kontak Kami
Copyright © MABI foundation 2013