logo
Donatur | Alamat Kantor
       
Home > Article > Menabung Untuk Akhirat

Menabung Untuk Akhirat

Pada suatu saat, ada seorang kakek tua yang sering sekali bersedekah. Cara sedekahnya bikin heran orang sekelilingnya. " Pasti si kakek itu lagi yang sedekah! ", kata orang-orang.

Seketika ada yang berani bertanya, "Wahai Kakek, kenapa engkau sering menyedekahkan hartamu ?". "Karena aku sedang menabung. Karena Kalau hartaku, aku belajakan di dunia, sesungguhnya aku berpisah dengan hartaku. Namun jika aku tabung di jalan Allah, saya akan menemui hartaku kelak di akhirat. Menjadi temanku, dan aku menjadi orang kaya di akhirat", jawab kakek tua itu.

Kakek itu pun menjelaskan bahwa harta yang dibelajakan di dunia hanya akan menjadi 2 hal, yaitu makanan yang akan jadi kotoran hina dan barang-barang yang lama kelamaan akan usang dibakar orang. Sedangkan harta yang dibelanjakan di jalan Allah untuk akhirat, akan nyata kita temui di akhirat kelak, sebagai teman yang menyelamatkannya, dan yang akan menjadikan kita kaya di akhirat.

Sungguh luar biasa jalan hidup kakek ini. Yuk, banyak bersedekah, apalagi di hari jum'at yang penuh berkah didalamnya. Berjuang menjadi kaya di dunia itu biasa dan wajar. Tetapi menjadi kaya di akhirat tidak semua orang bisa. Karena hartamu adalah penyelamatmu di pengadilan Allah. 

Semoga cerita diatas dapat menjadi penyemangat kita untuk mempersiapkan diri dengan baik demi akhirat yang abadi. Seperti dalam hadist berbunyi "Naungan orang mukmin di hari kiamat kelak adalah sedekahnya" HR. Ahmad

Mitra Kami

Beranda | Tentang | Program | Galeri | Artikel | Kegiatan | Kontak Kami
Copyright © MABI foundation 2013