logo
Donatur | Alamat Kantor
       
Home > Article > Cerminan Akhirat

Cerminan Akhirat

Seperti halnya air di sungai, kemana pun ia mengalir sudah menjadi hukum alam pasti akan kembali ke hulu. Jika kita ibaratkan, hidup itu seperti sedang merantau, dimana kita tahu bahwa orang yang merantau pasti akan kembali ke kampung halaman, dalam perantauan umumnya mereka bekerja keras mati-matian, banting tulang peras keringat untuk mendapatkan rezeki maka ketika ia pulang kampung hatinya bahagia karena sudah mempunyai bekal yang cukup. Berbeda dengan orang yang apabila di perantauan hidupnya poya-poya, kerja malas-malasan, suka judi dan mabuk-mabukan alhasil ketika pulang ke kampung halaman ia hanya akan sengsara, tidak ada yang bisa ia nikmati karena bekalnya habis untuk hal yang tidak bermanfaat.

Hidup ini juga sama, kita akan kembali ke tempat yang haqiqi, yaitu Rahmatullah. Manusia diciptakan oleh Allah Swt maka sudah menjadi kepastian bahwa akan kembali Kepada-Nya. Allah berfirman Dalam QS.AL- Imran : 185

"Kullu nafsin dzaiqotul maut..." Yang artinya : setiap makhluk yang bernafas pasti akan mengalami mati. 

Pesan Nabi kepada kita (Umatnya) "Hayataka qobla mauttika" gunakanlah masa hidupmu sebelum tiba masa mati mu. Maka hiasilah hidup ini dengan amalan sholeh, jangan pernah sesekali engkau lalai akan perintah-Nya dan teruslah berkarya menciptakan sesuatu yang dapat bermanfaat untuk orang-orang disekeling kita.

Allah berfirman dalam QS.Al-Dzariat : 56, yang artinya : "Dan tidaklah Aku ciptakan Jin dan Manusia melainkan supaya beribadah kepada-Ku." Ayat tersebut menegaskan bahwa tidak semata-mata kita diciptakan hanya untuk beribadah Kepada-Nya. Ingatlah bahwa ketika kita akan berbuat hal sekecil apapun, baik ataupun buruk semuanya akan di catat oleh Malaikat Raqib dan Atid, untuk itu buatlah hidup ini menjadi bernilai, bekali diri dengan segala amalan  yang baik dan jadilah pribadi yang bermanfaat bagi orang-orang disekitar kita, karena sudah janji Allah yakni Syurga yang akan kita dapat di akhirat kelak, namun apabila hidup mu tidak sejalan dengan apa yang Allah perintahkan maka neraka jahanam yang akan kau dapat.

Jangan terlalu berharap, apa yang dapat dunia berikan untukmu, tetapi berikanlah yang terbaik untuk dunia. Niscaya dunia akan menjadi tempat yang lebih indah, baik untuk masa sekarang ataupun masa yang akan datang (Akhirat), sebab hakikatnya kebahagiaan seseorang tidak akan habis hanya karena ia membaginya, ketahuilah kebahagiaan akan bertambah ketika kamu bersedia untuk berbagi.

Dari sepenggal cerita diatas dapat disimpulkan bahwa apa yang akan kita dapatkan di akhirat kelak adalah cerminan dari prilaku kita di dunia. Terima kasih semoga bermanfaat.

Mitra Kami

Beranda | Tentang | Program | Galeri | Artikel | Kegiatan | Kontak Kami
Copyright © MABI foundation 2013